Maandag 09 Mei 2016

Komputasi Parallel



Komputasi paralel adalah teknik melakukan komputasi yang memungkinkan melakukan eksekusi perintah secra bersamaan dalam satu prosesor maupun banyak prosesor. Dalam komputasi parallel diperlukan kapasitas yang sangat besar, karena dalam komputasi parallel harus mengolah data dalam jumlah besar ataupun melakukan proses komputasi yang banyak. Untuk melakukan komputasi paralel ini diperlukan mesin paralel yang terdiri dari beberapa komputer yang dihubungkan dengan jaringan agar dapat bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu masalah. Untuk mendukung itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut sebagai middleware. Middleware tersebut berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel.

Syarat komputasi parallel 
- Data yang diproses harus dipecah menjadi bagian-bagian terpisah yang bekerja secara terus-menerus.
- Dapat melakukan dua  kali proses ataupun lebih
- Dapat menyelesaikan proses lebih cepat 

Distributed computing
Distributed computing merupakan sebuah sistem komputer yang memorinya terdistribusi, dimana setiap elemen pemrosesan dihubungkan oleh jaringan.

Architectural parallel computer
Menurut Michael J. Flynn,  Arsitektur Komputer dibagi menjadi 4 baguan, yaitu :
1. SISD (Single Instruction stream, Single Data stream)  
Komputer yang hanya memiliki satu prosesor dan satu instruksi yang dieksekusi secara serial.     
2. SIMD (Single Instruction stream, Multiple Data stream)
Komputer yang memiliki lebih dari satu prosesor, tetapi komputer ini hanya mengeksekusi satu instruksi pada data yang berbeda.
3. MISD (Multiple Instruction stream, Single Data stream)
Komputer yang memiliki satu prosesor dan dapat mengeksekusi banyak instruksi secara paralel tetapi sampai saat ini pun belum ada komputer yang menggunakan arsitektur jenis ini
4. MIMD (Multiple Instruction stream, Multiple Data stream)
Komputer yang memiliki lebih dari satu prosesor dan mengeksekusi lebih dari satu instruksi dalam waktu yang sama.

sumber : http://myblogisland.blogspot.co.id/2013/04/parallel-computation.html

Sondag 17 April 2016

File Service

Kelompok 8

1. Achmad Bilal Assyafi (50412070)
2. Ardian Yuniarto (51412046)
3. Markus Simanjuntak (54412452)
4. Mulia Sebastian (55412153)
5. Regsi Dwi Ratmanto (56412089)
6. Reza Nugraha Putra (56412208)

1. Pengenalan File Service
File service adalah suatu perincian atau pelayanan dari file system yang ditawarkan pada komputer client. Suatu file server adalah implementasi dari file service dan berjalan pada satu atau lebih mesin. File itu sendiri berisi dari nama, data dan atribut file seperti kepemilikan file, ukuran, waktu pembuatan file dan hak akses file. File sistem merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam sistem operasi.

2. Komponen File service
Komponen-komponen file service adalah terdiri dari :

  • File Service Pengoperasian dari masing-masing file.
  • Directory Service Management atau pengaturan direktori.
  • Naming Service
    •  Location Independence : 
                          File dapat dipindahkan tanpa penggantian nama.
    • Hal yang umum untuk penamaan file dan directori :
    1. Mesin + nama path e.g / machine / path atau machine : path
    2. Mounting File sistem secara remote kedalam hirarki local file.
    3. Single name space yang sama pada semua mesin.
    • Dua level penamaan : 
                         Nama simbolik yang dilihat user dan nama binary yang dilihat oleh sistem.

3. Arsitektur File Service


  • Layanan Flat File (Flat file service)
    • Beroperasi pada isi file.
    • Unique File Identifier (UFID).
  • Layanan Directori (Directory Service)
    • Menyediakan pemetaan antara nama sebagai teks ke UFIDs.
  • Modul Client
    • Menyediakan aplikasi untuk mengakses layanan file jarak jauh secara transparan.
    • Menyimpan status (state): open files, positions.



sumber :
- https://www.scribd.com/doc/138427963/Makalah-File-Service-pada-Sistem-Terdistribusi
- https://www.academia.edu/10638873/RANGKUMAN_MATERI_SISTEM_TERDISTRIBUSI

Woensdag 13 April 2016

VIRTUALISASI & CLOUD COMPUTING

Pada kesempatan ini saya  mendapatkan tugas mata kuliah Pengantar Komputasi Modern,  ya bisa dibilang mata kuliah ini di kampus saya adalah mata kuliah softskill, tugas yang diberikan adalah mengupas tentang “Virtualisasi & Cloud Computing. Nah untuk yang pertama kita bahas yaitu sedikit tentang Virtualisasi terlebih dahulu.
Apasih virtualisasi itu ? “Virtualisasi itu bisa saja  diartikan sebagai  virtual dari sesuatu yang bersifat fisik, ya misalnya saja sistem operasi, perangkat penyimpanan”. Virtualisasi juga bisa di implementasikan kedalam berbagai bentuk, yaitu:
  1. Network Virtualization : VLAN, Virtual IP (untclustering), Multilink
  2. Memory Virtualization : pooling memory dari node-node di cluster 
  3. Grid Computing : banyak komputer = satu 
  4. Application Virtualization : Dosemu, Wine
  5. Storage Virtualization : RAID, LVM
  6. Platform Virtualization : virtual computer
Kita sudah tahu sedikit mengenai virtualisasi, nah sekarang kita akan mencari tahu tentang cloud computing.  Apasih cloud computing itu ? “Cloud computing itu adalah  suatu sistem komputerisasi yang berbasis jaringang/internet,  yang dimana sumber daya, software, informasi  dan aplikasi disediakan untuk dipakan komputer  lain. Kenapa konsepnya disebut cloud computing ? “ya bisa dibilang karena internet itu pun dilambangkan dengan awan (cloud)  yang berisi sekumpulan komputer yang terhubung, jadi dapat disimpulkan sistem yang berbasis sekumpulan komputer yang saling terhubung .

Keuntungan Virtualisasi & Cloud Computing
         1.      Pengurangan biaya pada investasi hardware
         2.      Kemudahan dalam backup & recovery
         3.      Kenudahan dalam deployment
         4.      Bisa mengurangi biaya space
         5.      Kemudahan dalam maitenance & pengelolaan
         6.      Standarisasi  pada hardware
         7.      Kemudahan dalam replacement

Kerugian Menggunakan Virtualisasi
         1.      Bisa terjadi satu pusat masalah
         2.      Spesifikasi hardware bisa lebih tinggi
         3.      Server bisa diserang dalam satu pusat serangan

Kebutuhan Sistem Untuk Virtualisasi
Kebutuhan spesifikasi server bisa dibilang tergantung dengan vitual server yang akan digunakan nantinya. Semakin tinggi spesifikasi yang akan dijalankan, maka tinggi juga pada spesifikasi  server yang akan dipakai sebagai server induk. Berikut adalah spesifikasi minimal server :
         1.      Processor pentium 4,  jika menggunakan 64 bit maka server juga harus 64 bit.
       2.    Jika akan menggunakan model full virtualization pada Xen Hypervisor, processor memiliki   model IntelVT(Vitualization Technology).
         3.      Mempunyai  memory minimal 1 GB
         4.      Kapasitas harddusk yang tersedia minimal 20 GB
         5.      Memiliki network card untuk keperluan networking

Ya demikian saja  yang bisa saya  bahas dalam tugas ini,  Terima Kasih.

Sumber : http://ikhasukaicecream.blogspot.co.id/2011/05/panduan-virtualisasi-cloud-computing.html

Dinsdag 15 Maart 2016

Komputasi Modern

Pada kesempatan ini saya mendapatkan tugas untuk mencari tahu apa itu komputasi modern ? Kemudian bagaimana perkembangan komputasi hingga modern ? Lalu yang terakhir implementasi ataupun apa dampak dari komputasi modern ?

Nah, untuk yang pertama yang akan saya bahas adalah apa itu komputasi modern ?

Komputasi itu bisa diartikan cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. 

Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).

Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern.

Komputasi Modern pertama kali digagasi oleh John Von Neumann. Karya karya yang dihasilkan adalah karya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Kepiawaian John Von Neumann teletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep automata, teknologi bom atom dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer.

Komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, yang menjadi perhitungan dari komputasi modern adalah :
1. Akurasi (bit, Floating poin)
2. Kecepatan (Dalam satuan Hz)
3. Problem volume besar (Down sizing atau paralel)
4. Modeling (NN dan GA)
5. Kompleksitas (Menggunakan teori Big O)

John Von Neumann, Sang Penggagas Komputasi Modern

Kemudian perkembangan dari komputasi modern terdapat mobile computing, grid computing dan cloud computing. Berikut saya akan menjelaskannya secara garis besarnya.
Komputasi modern terbagi tiga macam, yaitu komputasi mobile (bergerak), komputasi grid, dan komputasi cloud (awan). Penjelasan lebih lanjut dari jenis-jenis komputasi modern sebagai berikut :

1. Mobile computing
Mobile computing atau komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan tidak terhubung secara fisik dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel. Alat – alat yang bisa dikatakan sebagai mobile computing cenderung portable dan mudah untuk dibawa kemana saja. Contoh dari perangkat komputasi bergerak seperti GPS, laptop, tablet PC, handphone, dan lain-lain.

2. Grid computing
Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar. Ada beberapa daftar yang dapat dugunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah :
  • Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.
  • Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.
  • Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.
Keuntungan dari komputasi grid adalah kekuatan pemrosesan yang tidak digunakan secara efektif , memaksimalkan sumberdaya yang tersedia, waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan besar berkurang secara signifikan.

3. Cloud computing
Komputasi cloud merupakan gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet. Komputasi cloud menggambarkan pelengkap baru, konsumsi dan layanan IT berbasis model dalam internet, dan biasanya melibatkan ketentuan dari keterukuran dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.
Adapun perbedaan antara komputasi mobile, komputasi grid dan komputasi cloud, dapat dilihat penjelasannya dibawah ini :
  • Komputasi mobile menggunakan teknologi komputer yang bekerja seperti handphone, sedangkan komputasi grid dan cloud menggunakan komputer.
  • Biaya untuk tenaga komputasi mobile lebih mahal dibandingkan dengan komputasi grid dan cloud.
  • Komputasi mobile tidak membutuhkan tempat dan mudah dibawa kemana-mana, sedangkan grid dan cloud membutuhkan tempat yang khusus.
  • Untuk komputasi mobile proses tergantung si pengguna, komputasi grid proses tergantung pengguna mendapatkan server atau tidak, dan komputasi cloud prosesnya membutuhkan jaringan internet sebagai penghubungnya.
Sekarang kita masuk dalam pembahasan yang terakhir, yaitu implementasi komputasi modern dan apa dampaknya dari komputasi modern tersebut.
Contoh implementasi komputasi modern dalam bidang ilmu lainnya adalah :
  • Pada bidang Fisika                                                                                                             
Teori komputasi terdapat Computational Physics yang mempelajari algoritma numerik untuk memecah kan teori kuantitatif fisika yang ada 
  • ·         Pada bidang Kimia
Teori komputasi terdapat pada Computational Chemistry yaitu penggunaan ilmu komputer untuk  membantu menyelesaikan masalah kimia, contohnya penggunaan super komputer untuk menghitung struktur dan sifat molekul.
  • ·         Pada bidang Geologi
Teori komputasi biasanya digunakan untuk pertambangan, sebuah sistem komputer digunakan untuk menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang yang terdapat di dalam tanah.
  • ·         Pada bidang Matematika
Teori komputasi terdapat pada numerical analysis yaitu sebuah algoritma dipakai untuk menganalisa masalah - masalah matematika.

Dampak dengan adanya komputasi modern  adalah bisa membantu seseorang untuk menyelesaikan masalah yang rumit dengan menggunakan komputer.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
http://nazaruddin.blog.unigha.ac.id/2013/08/16/komputasi-modern/